metrosatu.com- Tradisi Pacu Jalur di Teluk Kuantan, Riau, kini bukan hanya dikenal sebagai warisan budaya, tapi juga menarik perhatian dunia gaming. Game populer PUBG Mobile ikut meramaikan Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa.
Project Manager PUBG MOBILE Indonesia, Adi Eka Putra, menyebut semangat juang dan sportivitas para peserta sejalan dengan nilai-nilai dalam game battle royale tersebut: pantang menyerah, kerja sama tim, dan menghormati tradisi.
"Ini adalah bentuk nyata bahwa semangat PUBG Mobile bukan hanya ada di dalam game, tapi juga di kehidupan nyata," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (31/8/2025).
Baca Juga: 20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Agustus 2025, Klaim Toni Kroos 104 & Ribuan Gems Gratis Dukungan untuk Tim Lokal
PUBG Mobile memberikan dukungan penuh kepada empat tim jalur yang tampil di festival: Lompatan Keramat Panjang, Rajo Bujang, Limbago Sati Rantau Kuantan, dan Ngiang Kuantan Cahayo Nagori.
Tak hanya logistik, PUBG Mobile juga menghadirkan maskot ikonik Lone Survivor langsung di lokasi festival, yang sukses mencuri perhatian penonton dan menambah semangat para atlet jalur.
Salah satu tim yang didukung, Limbago Sati Rantau Kuantan, bahkan berhasil melaju ke babak final dan finis di posisi ke-9.
"Saya bangga brand global seperti PUBG Mobile peduli pada budaya kita, khususnya Pacu Jalur. Semoga tradisi ini makin dikenal luas," kata Herdianto, Bendahara Jalur Limbago Sati Rantau Kuantan.
Jejak Kolaborasi PUBG Mobile di Indonesia
Sebelum Pacu Jalur, PUBG Mobile sudah beberapa kali menggandeng musisi dan brand lokal, seperti Bernadya, Rich Brian, Weird Genius, GOJEK, Indomie, Machine56, hingga Bebek Carok.
Indonesia juga menjadi tuan rumah turnamen esports PUBG Mobile bergengsi, seperti 2022 PMGC, 2024 PMSL SEA Fall, hingga 2025 PMSL SEA Summer, yang sering disisipi unsur budaya Nusantara.