PayPal kembali membuat gebrakan besar di dunia keuangan digital. Raksasa layanan pembayaran ini resmi meluncurkan fitur terbaru yang memungkinkan seluruh pedagang di AS menerima lebih dari 100 mata uang kripto, mulai dari Bitcoin, Ethereum, hingga Dogecoin.
Langkah ini diyakini menjadi solusi baru terhadap biaya pembayaran lintas batas yang selama ini menjadi momok bagi pelaku usaha kecil dan menengah, khususnya dalam transaksi internasional.
"Bisnis dari semua ukuran menghadapi tekanan besar untuk tumbuh secara global—biaya pembayaran internasional dan integrasi yang rumit adalah dua tantangan utamanya," ujar Alex Chriss, Presiden dan CEO PayPal.
Cara Kerja Teknologi di Balik Layar
Saat pelanggan memilih membayar dengan kripto, PayPal akan menangani seluruh proses konversi secara otomatis:
⦁Mata uang kripto (seperti Bitcoin) dikonversi melalui mitra bursa seperti Coinbase atau Uniswap.
⦁Dana diubah menjadi PYUSD—stablecoin milik PayPal.
⦁Selanjutnya, PYUSD dikonversi menjadi dolar AS dan langsung masuk ke rekening pedagang.
Sistem ini diklaim berlangsung sangat cepat dan dirancang agar semudah menggunakan Apple Pay. PayPal juga telah mengintegrasikan dompet digital populer seperti MetaMask, Coinbase Wallet, dan Phantom, membuat pengalaman transaksi semakin mulus.
Manfaat Bagi Pedagang