Suzuki Baleno Pamit dari Indonesia, Digantikan Era Baru Fronx

Syauqi Ammar Mahmuda - Kamis, 04 September 2025 09:00 WIB
Suzuki Indonesia
Suzuki Baleno Pamit dari Indonesia.

metrosatu.com-Suzuki Baleno, hatchback legendaris yang pernah populer di Indonesia, kini resmi pamit dari pasar otomotif Tanah Air. Model ini sudah tidak lagi tercantum di situs resmi Suzuki Indonesia, dan distribusinya ke dealer dihentikan sejak awal 2025.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales Baleno berhenti sejak awal tahun. Padahal, di semester pertama 2025, mobil berstatus Completely Built Up (CBU) dari India ini masih mencatat total penjualan sebanyak 1.956 unit.

Stok Habis, Baleno Tak Lagi Hadir di Pameran

Suzuki Baleno bahkan absen dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang. Menurut Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), fokus utama Suzuki kini hanya menghabiskan stok Baleno yang tersisa.

"Fokus kami di Baleno menghabiskan stok," ujar Harold di ICE BSD City beberapa waktu lalu.

Baleno sendiri telah beberapa kali hadir di Indonesia dengan sejumlah pembaruan, baik facelift maupun model baru. Momentum penting terakhir terjadi pada akhir 2019, saat Baleno hatchback generasi terbaru diluncurkan.

Mobil ini mengusung mesin bertenaga 92,4 PS pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.200 rpm, didukung tampilan sporty dengan bumper baru, grille lebar, velg 16 inci, LED projector headlamp, serta desain fog lamp modern.

Digantikan Fronx yang Lebih Modern

Kepergian Baleno bertepatan dengan kehadiran Suzuki Fronx, SUV kompak bergaya coupe yang kini menjadi andalan baru Suzuki. Model ini ditargetkan bisa terjual hingga 2.000 unit per bulan dan diproyeksikan sebagai salah satu tulang punggung penjualan Suzuki di Indonesia.

Tak hanya itu, Fronx juga memperkenalkan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) untuk pertama kalinya pada lini Suzuki di Indonesia.

Sistem Suzuki Safety Support ini tersedia di varian tertinggi, memberikan fitur semi-otonom yang membuat mobil bisa "nyetir sendiri" dengan pengawasan pengemudi.

Menariknya, berbeda dengan Baleno yang berstatus impor, Suzuki Fronx diproduksi lokal di pabrik Cikarang, Jawa Barat, menandai langkah strategis Suzuki dalam memperkuat posisinya di pasar domestik.

Penutup

Dengan berhentinya penjualan Baleno, Suzuki resmi menutup satu bab dalam sejarah hatchback-nya di Indonesia. Kini, tongkat estafet diteruskan oleh Fronx yang membawa desain lebih modern, fitur lebih canggih, serta strategi produksi lokal untuk menghadapi persaingan ketat di segmen SUV kompak.


Tag:

Berita Terkait