metrosatu.com- Presiden Prabowo Subianto resmi merombak Kabinet Merah Putih untuk kedua kalinya. Sebanyak enam menteri baru dilantik di Istana Negara pada Senin sore, termasuk pengisian jabatan di kementerian baru, yaitu Kementerian Haji dan Umrah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa reshuffle dilakukan setelah Presiden Prabowo melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja para pembantunya. Lima kementerian kunci diganti, sementara satu kementerian baru resmi dibentuk.
Daftar Menteri Baru Kabinet Prabowo
1. Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan (gantikan Sri Mulyani)
2. Mukhtarudin – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (gantikan Abdul Kadir Karding)
3. Ferry Juliantono – Menteri Koperasi (gantikan Budi Arie Setiadi)
4. Sjafrie Sjamsoeddin – Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (gantikan Budi Gunawan)
5. Mochamad Irfan Yusuf – Menteri Haji dan Umrah (kementerian baru, transformasi BP Haji)
6. Dahnil Anzar Simanjuntak – Wakil Menteri Haji dan Umrah
Latar Belakang dan Implikasi
Perubahan terbesar terjadi di Kementerian Keuangan, dengan mundurnya Sri Mulyani yang digantikan oleh ekonom senior Purbaya Yudhi Sadewa. Langkah ini menjadi sorotan publik dan pasar karena peran Menkeu sangat strategis dalam menjaga stabilitas fiskal.
Selain itu, pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi sinyal fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, setelah sebelumnya masih berbentuk Badan Pengelola Haji (BP Haji).
Respon Pasar dan Publik
Pengumuman reshuffle ini langsung berdampak pada pasar modal. IHSG ditutup melemah 1,28% ke level 7.766,84, mencerminkan kecemasan investor atas perubahan mendadak di jajaran ekonomi. Meski demikian, publik berharap wajah-wajah baru di kabinet mampu membawa penyegaran, inovasi, dan kebijakan yang lebih efektif.
Tugas Berat di Depan
Para menteri baru kini mengemban amanah besar untuk memperkuat stabilitas politik dan ekonomi nasional. Dengan tantangan global yang makin kompleks, publik menanti bagaimana langkah strategis kabinet Prabowo-Gibran ini mampu menjawab ekspektasi tinggi masyarakat.