Profil Pesawat Chengdu J-10 China yang Akan Dibeli Indonesia

Administrator - Kamis, 16 Oktober 2025 06:21 WIB
net
Vigorous Dragon

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan Indonesia akan membeli pesawat tempur Chengdu J-10 dari China. Ia optimis pesawat tersebut segera mengudara di wilayah udara Indonesia, meski belum mengungkap jumlah unit dan waktu pasti pembelian.

"Sebentar lagi terbang di Jakarta," ujar Sjafrie saat ditanya soal pembelian J-10, Rabu (15/10/2025).

Apa Itu Pesawat Tempur Chengdu J-10?

Chengdu J-10, yang dijuluki 'Vigorous Dragon', adalah pesawat tempur multiperan ringan buatan China, setara dengan F-16 Amerika dan Saab Gripen. Pesawat bermesin tunggal ini dikembangkan oleh Avic Chengdu Aircraft Co Ltd dan pernah terlibat dalam konflik antara Pakistan dan India.

Pengembangan J-10 dimulai pada 1988, dengan prototipe pertama mengudara pada 1996, dan produksi dimulai 2005. Berbagai varian telah dibuat, seperti J-10A, J-10AH, J-10S, J-10SH, J-10B, J-10B TVC Demonstrator, J-10C, dan J-10CE. Ciri umum pesawat ini adalah panjang 16,9 meter, rentang sayap 11,3 meter, tinggi 5,7 meter, dan luas sayap 45,5 m².

Radar pada varian awal menggunakan radar pulse-doppler tipe 1473 hasil dari Institut ke-14 CETC, yang menjadi radar pertama yang sukses di China. Varian J-10B sudah dilengkapi radar aktif elektronis tipe AESA atau PESA.

Proses Pembelian oleh Indonesia

Pemerintah Indonesia menyatakan China telah menawarkan jet J-10 untuk dibeli. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pemerintah masih menilai apakah pesawat tersebut sesuai kebutuhan operasional dan dapat terintegrasi dengan sistem Indonesia.

Penawaran ini muncul saat kunjungan pejabat TNI Angkatan Udara ke China, namun Indonesia belum mengirim tim evaluasi teknis atau menindaklanjuti tawaran itu.

"Ini hanya tawaran," kata Taufanto.


Tag:

Berita Terkait