Jateng - Dari kasus dugaan keracunan MBG di Grobogan, Jawa Tengah, saat ini masih ada 18 pasien yang masih dirawat di dua rumah sakit dan dua puskesmas.
Korban dugaan keracunan MBG di Grobogan, Jawa Tengah, kondisinya terus membaik.
Masih ada 18 pasien yang masih dirawat di dua rumah sakit dan dua puskesmas di Grobogan.
Baca Juga: Pertengkaran Rumah Tangga dan Himpitan Ekonomi Picu Suami di Mandau Gantung Diri Pasien yang sudah membaik hari ini akan dipulangkan, tinggal menunggu kedatangan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan pasien.
Masih ada 1 pasien di RSUD Getas Pendowo, Grobogan, yang masih mengeluhkan mual.
Kasus keracunan MBG yang dialami ratusan siswa di Grobogan masih dalam penyelidikan tim investigasi independen MBG pusat.
Tim investigasi saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium terkait menu yang diduga menyebabkan keracunan.
Ketua Tim Investigasi Independen MBG Pusat, Karimah Muhammad, menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi program MBG di Grobogan bersama 107 pengelola SPPG dari seluruh Grobogan.
Karimah menyayangkan masih ada dapur MBG yang belum memenuhi SOP yang ditetapkan BGN, namun sudah beroperasi.
Saat ini, BGN telah menutup SPPG itu dengan batas waktu yang belum ditentukan lantaran tim investigasi masih menunggu hasil uji laboratorium menu MBG yang diduga kuat jadi penyebab ratusan siswa keracunan.
Sumber: KompasTV