Kronologi Tenggelamnya KLM Ima Setia di Perairan Sepahat, Ini Kata Danposal Bengkalis

Administrator - Jumat, 23 Januari 2026 21:28 WIB

Bengkalis - KLM Ima Setia, kapal bermuatan sembako dari Tanjung Balai Asahan tujuan Selat Panjang, Kabupaten Meranti mengalami kecelakaan laut di Perairain Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (23/1/ 2025) dini hari.

Seluruh 7 Anak Buah Kapal (ABK) berhasil selamat dibantu oleh nelayan setempat yang melihat peristiwa tersebut.

Peristiwa bermula sekitar pukul 00.30 dini hari, saat kapal yang dinakhodai Wardi tengah berlayar menuju Kabupaten Meranti, saat melintas di perairain Desa Sepahat, tiba tiba kapal mengalami kebocoran akibat hantaman gelombang tinggi disertai angin kencang.

Baca Juga: Pasca Keracunan, SPPG di Grobogan Ditutup Sementara, Tim MBG Pusat Lakukan Investigasi Akibatnya, kapal terbelah menjadi dua sehingga barang bawaan berserakan. Ketujuh ABK sempat terombang ambing hingga pagi. Mereka bertahan dengan mengapai barang yang terapung hingga akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh nelayan setempat.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya membenarkan Kapal KLM Ima Setia mengalami kebocoran serius pada lambung kapal dikarenakan oleh hantaman gelombang tinggi.

"Perkiraan peristiwa terjadi dini hari, dan paginya setelah kita mendapatkan laporan (Posal Bengkalis dan Muntai) bersama Basarnas Bengkalis langsung menuju ke lokasi menggunakan sped boat Posal mengarah ke titik lokasi tepatnya di perairan Desa Sepahat," terang Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, Jumat (23/1/2026).

Diakui Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, team berangkat menyisir menggunakan speed 200 Posal Bengkalis dan KN SAR 411 mengalami kesulitan saat berada pada titik koordinat dikatenakan kondisi gelombang tinggi dan angin kencang.

"Akibat tingginya gelombang dan angin kencang, penyisiranpun kami hentikan sementara hingga kondisi cuaca dan gelombang tenang untuk dilakukan penyisiran kembali," terangnya.

Namun, saat tram ingin melanjutkan penyisiran, Nirwan Hastya menyebut, pihaknya mendapatkan informasi sekitar pukul 12.30 bahwa korban kapal telah berhasil dievakuasi oleh warga menggunakan kapal pompong.

"Ketujuh ABK turut dievakusi dalam keadaan selamat dan mereka telah diamankan ke daratan. Selanjutnya, kami pun kermbali menuju titik lokasi kapal karam untuk memastikan kondisi terakhir, dan sampai di titik lokasi tersebut, kapal sudah karam dan terbelah dua," terang Nirwan Hastya.

Senada, Kabag Ops SAR, Johan menyebut ketujuh ABK KLM Ima Setia dalam keadalan selamat, sedangkan barang bawaan sebagian hanyut ke laut.

Tujuh kru yang selamat terdiri dari Zainal, Herman Sabri, Rahmat Wahid, Mahadi, dan Candra sebagai anak buah kapal (ABK), serta Capt. Wardi sebagai nakhoda. Kini, nereka menunggu jemputan dari pihak pengelola kapal.(Cik)


Tag:

Berita Terkait

News

Diterjang Puting Beliung, Rumah Warga di Bandar Laksamana Rusak Parah

News

Tak Direspon, GMNI Kembali Soroti Tambak Udang Bengkalis

News

Kabupaten Penghasilan Minyak Tapi Warga Rupat Kesulitan Mendapatkan BBM!

News

Dampingi Kadishub Ardiansyah, Cipayung plus Bengkalis Tinjau Persiapan Roro Jelang Lebaran

News

Ditinggal Pemiliknya, Rumah di Tanjung Medang Ludes Terbakar

News

Peran Damkar dalam Percepatan Penanganan Karhutla di Bengkalis