Siak - Bangunan bersejarah Tangsi Belanda di Siak, Riau, runtuh saat kunjungan pelajar sekolah dasar (SD). Akibat kejadian itu, total 15 pelajar dan satu guru luka-luka.
Bangunan Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura itu runtuh sekira pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, sedang berlangsung Study Tour SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam.
Bangunan tua itu runtuh saat berlangsung penjelasan dan peserta berada di lantai 2. Saat itulah struktur lantai 2 runtuh secara mendadak yang menyebabkan peserta dan pendamping jatuh tertimpa material.
Baca Juga: 45 Pelajar Di Muaro Jambi Diduga Keracunan Usai Makan MBG Total korban ada 16 orang. Ada para 15 orang dan guru pendamping," kata Bupati Siak, Afni Zulkifli, Sabtu (31/1/2026).
Meskipun begitu, Afni memastikan delapan korban telah ditangani tim medis dan dirawat di RS Tengku Rafian Siak. Sementara satu korban dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru karena luka di kepala.
Satu korban dirujuk ke Pekanbaru. Kondisi stabil, cedera di kepala perlu memastikan semuanya baik-baik saja," kata Bupati Afni.
Afni yang mendapat laporan itu langsung turun ke lokasi. Termasuk mendampingi ke rumah sakit untuk memastikan penanganan maksimal.
Tak hanya itu saja, korban yang luka serius turut ditangani medis dan dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru. Afni memastikan semua proses penanganan medis maksimal.
"Kami ingin pastikan penanganan medisnya maksimal. Mayoritas korban adalah anak-anak dan tadi juga kami antarkan sampai ke rumah sakit untuk ditangani," kata Afni.
Sumber:Detik