BENGKALIS – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri, Kepala Cipayung plus bersama kepala dinas perhubungan kabupaten bengkalis Ardiansyah, turun langsung meninjau kondisi pelayanan penyeberangan Roro Bengkalis.
Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi antrean kendaraan, sistem pelayanan di pelabuhan, serta kesiapan operasional penyeberangan yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat Bengkalis, khususnya pada masa peningkatan penumpang menjelang Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Ardiansyah, menyampaikan bahwa menjelang Lebaran biasanya terjadi lonjakan jumlah kendaraan dan penumpang. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan telah melakukan pembaruan mekanisme operasional Roro Bengkalis guna meningkatkan ketertiban dan kelancaran pelayanan penyeberangan.
Baca Juga: Ditinggal Pemiliknya, Rumah di Tanjung Medang Ludes Terbakar Beberapa langkah yang dilakukan antara lain penataan sistem antrean kendaraan, pengaturan jalur masuk menuju area pelabuhan, serta peningkatan koordinasi antara petugas di lapangan dengan pihak operator kapal.
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Bengkalis, Zulfhan Azmal, menyampaikan bahwa langkah Kepala Dinas Perhubungan mengajak mahasiswa turun langsung ke lapangan merupakan hal yang positif dalam membangun keterbukaan informasi kepada publik.
Menurutnya, persoalan pelayanan Roro Bengkalis memang perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut kebutuhan mobilitas masyarakat Bengkalis, terlebih pada momen besar seperti arus mudik Lebaran.
"Sebagai organisasi mahasiswa,tentu memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawasi sekaligus memberikan masukan terhadap pelayanan publik. Kami mengapresiasi keterbukaan Kepala Dinas Perhubungan yang mengajak kami melihat langsung kondisi di lapangan. Ini menjadi langkah penting agar persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat dicari solusinya secara bersama," ujar Zulfhan Azmal.
Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa Bengkalis akan terus mendorong perbaikan pelayanan transportasi penyeberangan agar lebih tertib, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
"Harapan kami, pembaruan mekanisme yang telah diinstruksikan dapat dijalankan secara konsisten oleh seluruh pihak terkait. Dengan begitu, persoalan antrian panjang yang sering terjadi dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan penyeberangan yang lebih baik, khususnya pada momentum Lebaran," tambahnya.
Melalui peninjauan bersama ini, diharapkan berbagai potensi kendala yang mungkin terjadi dapat diantisipasi sejak dini sehingga pelayanan penyeberangan Roro Bengkalis selama arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan lebih tertib, lancar, dan aman.(hin)